Lompat ke isi utama

Berita

Diskusi Publik Bahas Dinamika Rekrutmen Badan AdHoc Bawaslu 2024, Jadi Bahan Kajian Menuju Pemilu 2029

Foto cover

Cover dokumentasi panelis dalam diskusi publik saat menyampaikan paparan pandangan dalam perekrutan panwascam

Melonguane - Kepulauan Talaud, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Talaud menggelar diskusi publik dengan tema Dinamika Proses dan Permasalahan Dalam Rekrutmen Badan AdHoc Bawaslu pada Pemilihan dan Pemilu Tahun 2024 sebagai Bahan Kajian menuju Pemilu Tahun 2029. Diskusi berlangsung di ruang rapat Kantor Bawaslu Talaud. Rabu (04/02/2026) 

Diskusi publik ini menjadi ruang refleksi dan evaluasi terhadap proses rekrutmen Badan AdHoc Bawaslu pada Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024, sekaligus menghimpun masukan konstruktif dari berbagai elemen masyarakat sebagai bahan perbaikan ke depan.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Robert Tamaroba, S.IP selaku Sekretaris Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kabupaten Kepulauan Talaud dan Devis Ratunguri, S.IP yang merupakan perwakilan dari Gerakan Pemuda Marhaen (GPM) Talaud.

Foto panelis diskusi

Dalam pemaparannya, Robert Tamaroba, S.IP menyoroti sejumlah dinamika dan tantangan dalam proses rekrutmen Badan AdHoc, mulai dari aspek transparansi, pemahaman regulasi, hingga kualitas sumber daya manusia penyelenggara pemilu di tingkat bawah.

“Rekrutmen Badan AdHoc merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas pengawasan pemilu. Evaluasi terhadap proses tahun 2024 perlu dilakukan secara terbuka agar ke depan dapat melahirkan pengawas yang profesional dan berintegritas,” ujarnya.

Sementara itu, Devis Ratunguri, S.IP menekankan pentingnya keterlibatan publik dan organisasi kepemudaan dalam mengawal proses rekrutmen agar berjalan objektif dan bebas dari kepentingan tertentu.

“Partisipasi masyarakat harus terus diperkuat, termasuk dalam mengawasi proses rekrutmen Badan AdHoc. Ini penting sebagai upaya memastikan penyelenggara pemilu bekerja secara independen dan berorientasi pada kepentingan demokrasi,” ungkapnya.

Foto saat diskusi

Bawaslu Kabupaten Kepulauan Talaud menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan dalam diskusi tersebut dan menegaskan komitmennya untuk menjadikan hasil diskusi sebagai bahan kajian strategis dalam menghadapi Pemilu Tahun 2029.

Melalui diskusi publik ini, Bawaslu Talaud berharap terbangun sinergi yang kuat antara penyelenggara pemilu dan masyarakat dalam mewujudkan proses rekrutmen Badan AdHoc yang lebih transparan, akuntabel, dan berkualitas di masa mendatang.

Penulis : Devi Paputungan

Editor : Humas