Lompat ke isi utama

Berita

Dari Kelas ke Demokrasi, Glendy Dalope Bekali Pemilih Pemula di SMP Negeri 2 Beo

Pimpinan Glendy saat membawakan materi

Anggota Bawaslu Talaud Glendy Dalope saat menanamkan Nilai Demokrasi Kepada Siswa-siswi di SMP Negeri 2 Beo

Melonguane-Kepulauan Talaud, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Talaud melalui Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Glendy Dalope, S.Kom didampingi Staf, terus memperkuat upaya pencegahan pelanggaran pemilu melalui kegiatan sosialisasi kepada pemilih pemula. Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 2 Beo yang berlokasi di Desa Niampak, dengan melibatkan para siswa sebagai calon pemilih masa depan. dalam pelaksanaan kegiatan ini Bawaslu Talaud di sambut langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Beo J.H.P Maradesa, S.Pd. Selasa, (31/03/2025).

Glendy Dalope saat menyampaikan materi

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada generasi muda mengenai pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi, khususnya dalam pemilihan umum. Selain itu, kegiatan ini juga difokuskan pada edukasi terkait pengawasan partisipatif, sehingga para siswa dapat mengenali bentuk-bentuk pelanggaran pemilu, seperti politik uang, kampanye di luar jadwal, serta penyebaran informasi hoaks.

Bawaslu Kepulauan Talaud Melalui Anggota Bawaslu Talaud Glendy Dalope,S.Kom menekankan bahwa pemilih pemula memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas demokrasi ke depan. Oleh karena itu, kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai pemilih perlu ditanamkan sejak bangku sekolah. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga berani bersikap kritis terhadap setiap potensi pelanggaran yang terjadi di lingkungan mereka.

Glendy Dalope saat Foto Bersama Siswa dan Guru di SMP Negeri 2 Beo

Dampak yang diharapkan dari sosialisasi ini adalah meningkatnya tingkat literasi politik di kalangan generasi muda, serta tumbuhnya komitmen untuk berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam pemilu. Selain itu, kehadiran pemilih pemula yang sadar hukum dan demokrasi diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang turut menjaga integritas dan kualitas pelaksanaan pemilu di masa mendatang.

Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari pihak sekolah dan siswa, yang mengaku memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya peran mereka dalam sistem demokrasi. Bawaslu berharap, melalui sosialisasi yang berkelanjutan, akan lahir generasi pemilih yang berintegritas dan berkontribusi dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan demokratis.

Foto : Dave

Editor : Humas

Tag
Berita