Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Talaud Kawal Ketat Proses Coklit Terbatas

Foto pengawasan

Pimpinan Sidra saat melakukan pengawasan melekat terhadap proses coklit terbatas data pemilih 

Melonguane, Kepulauan Talaud - Bawaslu Kabupaten Kepulauan Talaud terus memperkuat kualitas pemutakhiran data pemilih melalui kegiatan pengawasan coklit terbatas yang dilaksanakan di lima kecamatan, yakni Melonguane, Melonguane Timur, Pulutan, Rainis, dan Tampan’amma. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari siklus pengawasan pemilu untuk memastikan proses pencocokan dan penelitian data pemilih berjalan tepat, valid, dan sesuai ketentuan.

Dalam pelaksanaannya, jajaran Bawaslu turun langsung ke lapangan untuk memantau aktivitas Pemutakhiran dan Pencocokan data pemilih yang dilakukan KPU Talaud. Pengawasan mencakup verifikasi identitas pemilih, pengecekan kesesuaian dokumen, penelusuran perubahan status kependudukan, serta memastikan warga yang memenuhi syarat telah terdaftar dan yang tidak memenuhi syarat telah dicoret. Pendekatan ini dilakukan untuk mencegah potensi kesalahan data yang dapat berdampak pada daftar pemilih tetap di kemudian hari.

Pimpinan Bawaslu Talaud, Sidra Sofyan, yang turut hadir secara langsung dalam pengawasan tersebut, menegaskan bahwa ketelitian dalam pemutakhiran data merupakan fondasi penting bagi terselenggaranya pemilu yang berintegritas.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap hak pilih masyarakat terlindungi. Pengawasan ini dilakukan secara berlapis agar proses pemutakhiran data pemilih benar-benar akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Lebih jauh, Bawaslu juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara petugas pemutakhiran data, jajaran penyelenggara pemilu, serta masyarakat, agar seluruh tahapan dapat berjalan lancar. Masyarakat diharapkan aktif memberikan informasi ketika ditemukan ketidaksesuaian data atau belum terdaftar sebagai pemilih.

Dengan pengawasan menyeluruh di lima kecamatan ini, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Talaud menegaskan komitmennya untuk memastikan daftar pemilih yang bersih dan berkualitas, sebagai langkah awal menjaga integritas demokrasi di tingkat lokal.

Editor : Humas