Lompat ke isi utama

Berita

Ajak Kolaborasi, Bawaslu Harapkan Adat menjadi pilar pengawasan

Foto diskusi

Ketua Bawaslu Talaud Zenith Anaada bersama Anggota Glendy Dalope saat berdiskusi dengan tokoh Adat melonguane

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Talaud terus memperkuat pengawasan partisipatif melalui pendekatan budaya dan kearifan lokal. Kali ini, Bawaslu Talaud melaksanakan diskusi bersama tokoh adat di Kecamatan Melonguane guna membahas peran masyarakat adat dalam menjaga demokrasi dan menciptakan pemilu yang damai serta bermartabat.

Diskusi yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut membahas pentingnya nilai-nilai adat sebagai fondasi dalam menjaga persatuan masyarakat di tengah dinamika politik. Tokoh adat Melonguane Golfrid Timpua menilai bahwa demokrasi tidak hanya berbicara tentang proses memilih pemimpin, tetapi juga tentang menjaga keharmonisan, menghormati perbedaan pilihan, dan mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Ketua Bawaslu Talaud, Zenith Anaada menyampaikan bahwa keterlibatan tokoh adat memiliki pengaruh besar dalam membangun kesadaran politik masyarakat. Menurutnya, pendekatan budaya menjadi salah satu cara efektif untuk memperkuat pengawasan partisipatif hingga ke lingkungan masyarakat akar rumput.

“Tokoh adat memiliki peran penting sebagai penjaga nilai persaudaraan dan pemersatu masyarakat. Demokrasi yang baik lahir dari masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kebersamaan dan menolak segala bentuk pelanggaran pemilu,” ujarnya.

Dalam pandangan adat yang disampaikan para tokoh masyarakat Melonguane, demokrasi harus dijaga dengan nilai saling menghormati, menjaga tutur kata, serta menghindari perpecahan akibat perbedaan pilihan politik. Mereka menegaskan bahwa adat Talaud mengajarkan kehidupan yang rukun dan saling menopang, sehingga praktik-praktik seperti politik uang, penyebaran fitnah, dan provokasi dinilai bertentangan dengan nilai budaya dan moral masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Talaud berharap kolaborasi bersama tokoh adat dapat semakin memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga demokrasi yang aman, damai, dan berintegritas di Kabupaten Kepulauan Talaud.