Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif Bawaslu Talaud Memasuki Tahap Pembelajaran Audio Visual
|
Melonguane — Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Talaud kini telah memasuki tahap pembelajaran audio visual, Senin (27/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian program pengawasan pemilu yang berintegritas dan partisipatif.
Pada tahap ini, para peserta diberikan materi pembelajaran melalui media audio visual yang interaktif dan edukatif. Materi difokuskan pada tiga pokok utama, yakni: Pencegahan Pelanggaran Pemilu, yang menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah potensi pelanggaran sejak dini. Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu, yang mengulas mekanisme penanganan sengketa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip keadilan pemilu. Teknis Pelaporan Pelanggaran, yang membekali peserta dengan pemahaman prosedural tentang tata cara pelaporan, dokumentasi, serta penyampaian informasi dugaan pelanggaran kepada jajaran pengawas pemilu.
Kegiatan pembelajaran ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menarik dan mudah dipahami melalui tayangan video, simulasi kasus, serta contoh-contoh praktik pengawasan di lapangan. Dengan pendekatan audio visual, Bawaslu Talaud berharap pesan-pesan pendidikan pengawasan dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada seluruh peserta.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Talaud Sidra Sofyan, M.Pd dalam keterangannya menyampaikan bahwa metode audio visual ini merupakan bentuk inovasi pembelajaran yang menyesuaikan dengan kebutuhan generasi digital saat ini. “Kami ingin peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai pengawasan partisipatif secara nyata,” ujarnya.
Sebagai bagian dari proses evaluasi, seluruh peserta diminta untuk mengisi catatan kritis setelah menerima materi pembelajaran. Catatan kritis ini berfungsi sebagai refleksi atas pemahaman peserta terhadap isi materi, sekaligus sebagai masukan konstruktif bagi Bawaslu dalam meningkatkan kualitas pendidikan pengawasan di masa mendatang. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Talaud berharap tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kemurnian proses demokrasi serta memperkuat kolaborasi antara pengawas pemilu dan masyarakat sipil menuju penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.